saya akan menjelaskan bagaimana melakukan pencatatan *(mungkin lebih tepatnya membagikan Rumus Excel yang digunakan, karna saya yakin yang berkunjung di sini adalah orang orang yg udh paham akuntansi :D)
Oke langsung ke Pembahasan Materi !
BAHAN PERTAMA yang ada butuhkan adalah : Contoh Kasus transaksi !
Sebelum ke jurnal umum alangkah baiknya Kita membuat Daftar Akun. ( membuat daftar akun tidak harus sebelum jurnal umum, saya hanya memprediksi akun akun yang akan keluar dalam setiap transaksi usaha )
1.Daftar akun (buka Excel Kalian)
2.Jurnal Umum (buka Excel Kalian dan buatlah tabel nya)
NAME LIST (E5) : berguna untuk memudahkan kita untuk menginput akun mana yang akan di posting.
untuk membuat name list/data list : Klik DATA(menu toolbar) > DATA VALIDATION >alow any value diubah ke LIST ,lalu Sourch nya isikan label yang sudah dibuat seperti gambar ke 2 yaitu "=NAMA_AKUN"(tanpa petik) klik OK.
setelah selesai, copy atau tarik kolom yang sudah di validation sampai bawah
VLOOKUP (D5) : berguna untuk mengisi kode akun secara otomatis seperti pada kolom D5.
ketik pada kolom tersebut > "IFERROR(VLOOKUP(E5;DAFTAR_AKUN;2;FALSE);"KOSONG").
Menggunakan fungsi IFERROR adalah untuk memberikan keterangan apabila terjadi kesalahan, keterangan yang ada di atas adalah bertuliskan "KOSONG" ,, kalo gapake fungsi iferror juga gamasalah sih,, tapi terserah kalian enaknya gemana ..
Dan Jangan Lupa untuk membiasakan mengunci rumus dengan menekan tombol "f4" disamping kiri huruf yang akan di kunci agar value tidak berubah saat di tarik kebawah , contohnya adalah menjadi IFERROR(VLOOKUP($E5;DAFTAR_AKUN;2;FALSE);"KOSONG", disini kita mengunci nilai E pada kolom E5 agar nilai tidak berubah saat ditarik.
========================================================================
Ilustrasi kasus :
(transaksi 1) : tanggal 1 Juli , Ibu Ceu'Edoh menyetorkan uang pribadinya kedalam Kas Untuk Modal Usaha sebesar Rp. 15.000.000.
(transaksi 2) : tanggal 2 juli , Ceu'Edoh menyewa ruangan untuk tempat usahanya selama 1 bulan kedepan sebesar Rp.1.200.000
Setelah semua posting jurnal selesai.
selanjutnya adalah mengisikan saldo di tiap tiap akun yang berada di Sheet Daftar Akun. Fungsi ini adalah untuk mengetahui jumlah nilai tiap akun yang sudah di gunakan pada saat transaksi.
3.Mengetahui Saldo Tiap Akun Secara Otomatis ( Buka Sheet Daftar Akun )
setelah itu kunci masing-masing rumus baik rumus di DEBIT,KREDIT dan JUMLAH dengan menekan "F4" di tiap tiap nilai fungsinya agar nilai tidak berubah saat di tarik/copy kebawah , menjadi :
Rumus Debit : =SUMIF('JURNAL UMUM'!$F$5:$F$5000;'DAFTAR AKUN'!B5;'JURNAL UMUM'!$G$5:$G$5000)
Rumus Kredit : =SUMIF('JURNAL UMUM'!$F$6:$F$6000;'DAFTAR AKUN'!B5;'JURNAL UMUM'!$H$6:$H$6000)
Rumus Jumlah : =IF($D5>=$E5;$D5-$E5;$E5-$D5)
Sebetulnya hanya dengan melihat saldo dari tiap akun ini kita sudah bisa menyusun Laporan Keuangan .
hanya saja untuk berjaga-jaga apabila akan dilakukan "AUDIT" tentunya kita membutuhkan banyak data detil untuk dilaporkan . disitulah diperlukan data yang berupa Ledger,Neraca,Worksheet,dan sebagainya..
untuk postingan selanjutnya sya akan bagikan "Mengisi Ledger,Neraca,Worksheet,Laporan,dsb Secara Otomatis Hanya Dengan Mengisi Jurnal Umum di MS.Excel"
BAHAN PERTAMA yang ada butuhkan adalah : Contoh Kasus transaksi !
sebagai ilustrasi saya akan menggunakan Perusahaan Jasa dalam kasus ini. dengan nama usaha "SALON CANTIK CEU'EDOH"
1.Daftar akun (buka Excel Kalian)
membuat daftar akun tidak harus sebelum jurnal umum, saya hanya memprediksi akun akun yang akan keluar dalam setiap transaksi usaha, contohnya dibawah ini :
gambar 1 ( DAFTAR_AKUN )
Setelah itu berikan Label pada Sheet daftar akun, Fungsinya adalah untuk memudahkan kita saat pemindahaan data , Contoh saya diatas adalah Label "DAFTAR_AKUN"(B5:F21)
Lalu buat juga Label untuk Nama Akun.
gambar 2 ( NAMA_AKUN )
Label ini berfungsi untuk membuat "name list" di jurnal umum. selain bertujuan untuk konsistensi nama akun,membuat label ini berfungsi juga untuk menjadi acuan Range1 guna keperluan Vlookup data,
gambar 3
untuk membuat name list/data list : Klik DATA(menu toolbar) > DATA VALIDATION >alow any value diubah ke LIST ,lalu Sourch nya isikan label yang sudah dibuat seperti gambar ke 2 yaitu "=NAMA_AKUN"(tanpa petik) klik OK.
setelah selesai, copy atau tarik kolom yang sudah di validation sampai bawah
VLOOKUP (D5) : berguna untuk mengisi kode akun secara otomatis seperti pada kolom D5.
ketik pada kolom tersebut > "IFERROR(VLOOKUP(E5;DAFTAR_AKUN;2;FALSE);"KOSONG").
Menggunakan fungsi IFERROR adalah untuk memberikan keterangan apabila terjadi kesalahan, keterangan yang ada di atas adalah bertuliskan "KOSONG" ,, kalo gapake fungsi iferror juga gamasalah sih,, tapi terserah kalian enaknya gemana ..
Dan Jangan Lupa untuk membiasakan mengunci rumus dengan menekan tombol "f4" disamping kiri huruf yang akan di kunci agar value tidak berubah saat di tarik kebawah , contohnya adalah menjadi IFERROR(VLOOKUP($E5;DAFTAR_AKUN;2;FALSE);"KOSONG", disini kita mengunci nilai E pada kolom E5 agar nilai tidak berubah saat ditarik.
========================================================================
Nah setelah selesai membuat tabel, kita coba memposting transaksi kedalam jurnal !!
Ilustrasi kasus :
(transaksi 1) : tanggal 1 Juli , Ibu Ceu'Edoh menyetorkan uang pribadinya kedalam Kas Untuk Modal Usaha sebesar Rp. 15.000.000.
gambar 4
kita hanya tinggal memilih akun mana yang akan di posting dan kode akun akan terisi secara otomatis sesuai dengan Label yang kita buat sebelumnya di Sheet Daftar Akun, (tabel di atas ada kolom yang saya tambah yaitu kolom No.Bukti)
(transaksi 2) : tanggal 2 juli , Ceu'Edoh menyewa ruangan untuk tempat usahanya selama 1 bulan kedepan sebesar Rp.1.200.000
gambar 5
transaksi 3-hingga seterusnya lakukan hal yang sama hingga posting jurnal selesai .
gambar 6
selanjutnya adalah mengisikan saldo di tiap tiap akun yang berada di Sheet Daftar Akun. Fungsi ini adalah untuk mengetahui jumlah nilai tiap akun yang sudah di gunakan pada saat transaksi.
3.Mengetahui Saldo Tiap Akun Secara Otomatis ( Buka Sheet Daftar Akun )
Isikan pada kolom DEBIT dengan rumus SUMIF > "=SUMIF('JURNAL UMUM'!F5:F5000;'DAFTAR AKUN'!B5;'JURNAL UMUM'!G5:G5000)"
gambar 7
*rumus diatas adalah acuan contoh untuk tabel seperti diatas
Selanjutnya isikan pada kolom KREDIT masih dengan rumus SUMIF > "=SUMIF('JURNAL UMUM'!F6:F6000;'DAFTAR AKUN'!B5;'JURNAL UMUM'!H6:H6000)"
gambar 8
*rumus diatas adalah acuan contoh untuk tabel seperti diatas
Lalu isikan pada kolom JUMLAH dengan rumus IF > "=IF(D5>=E5;D5-E5;E5-D5)"
gambar 9
*rumus diatas adalah acuan contoh untuk tabel seperti diatas
setelah itu kunci masing-masing rumus baik rumus di DEBIT,KREDIT dan JUMLAH dengan menekan "F4" di tiap tiap nilai fungsinya agar nilai tidak berubah saat di tarik/copy kebawah , menjadi :
Rumus Debit : =SUMIF('JURNAL UMUM'!$F$5:$F$5000;'DAFTAR AKUN'!B5;'JURNAL UMUM'!$G$5:$G$5000)
Rumus Kredit : =SUMIF('JURNAL UMUM'!$F$6:$F$6000;'DAFTAR AKUN'!B5;'JURNAL UMUM'!$H$6:$H$6000)
Rumus Jumlah : =IF($D5>=$E5;$D5-$E5;$E5-$D5)
Lalu kita tarik kebawah data di masing Debit,Kredit dan Jumlah . Maka hasilnya jumlah saldo tiap akun akan terisi secara otomatis !
gambar 10
Sebetulnya hanya dengan melihat saldo dari tiap akun ini kita sudah bisa menyusun Laporan Keuangan .
hanya saja untuk berjaga-jaga apabila akan dilakukan "AUDIT" tentunya kita membutuhkan banyak data detil untuk dilaporkan . disitulah diperlukan data yang berupa Ledger,Neraca,Worksheet,dan sebagainya..
untuk postingan selanjutnya sya akan bagikan "Mengisi Ledger,Neraca,Worksheet,Laporan,dsb Secara Otomatis Hanya Dengan Mengisi Jurnal Umum di MS.Excel"









